suatu malam ku terbangun
igauan tentang kamu aku gerun
bingung kepala di umbun
darah mengalir naik turun
mengingatkan dosa ku yang timbun
lekas ku balut diri
dengan zikir dan munajat hati,
beku air mata cair di pipi,
sepenuh jiwa aku perlu kembali,
pada Ilahi.