tetesan seni ngeri di reka oleh minda mengalir terus ke papan kekunci.
Identiti
hidupku berputar, setiap hari-hari ku bertukar, dari nampaknya terik mentari, hingga refleksi bulan mengganti, aku masih mencari identiti, yang bisa hasilkan senyuman di pipi makhluk bumi, setiap hari.